Logo Zawo Ende
ZAWO ENDETenun Tradisional

Zawo Ende: Warisan Tenun Tradisional dari Ende, Flores

Sarung tenun tradisional masyarakat Ende dengan motif khas, warna khas, dan cerita kultural di balik setiap helai benang yang ditenun secara teliti menggunakan perkakas pusaka.

1–3Bulan Pengerjaan / Lembar
100%Teknik Ikat Gedogan
Mama Penenun di Ndona, Ende

Mama Penenun di Ende

Proses pengerjaan kain tenun menggunakan alat tenun gedogan tradisional

100% Tenun Gedogan Asli

Ditenun secara mandiri baris demi baris tanpa campur tangan mesin tenun modern konvensional.

Transparansi Pewarnaan

Menyajikan pilihan pewarna alami khas Ende (Zawo Kembo) serta pewarna buatan pilihan dengan warna tegas dan tahan lama.

Perajin Mandiri Ende

Karya ditenun langsung oleh ibu penenun di sentra tenun tradisional Kabupaten Ende, Flores.

Karakter Khas Sarung

Setiap helai menghadirkan ragam motif dan perpaduan warna yang menjadi identitas masyarakat Ende.

Ragam Hias Geometris Adat Ende
Ragam Hias Geometris Adat EndeDokumentasi Arsip Zawo
◆Makna & Warisan Zawo

Mengenal Sarung Tenun Tradisional Masyarakat Ende

Zawo Ende hadir untuk memperkenalkan keindahan sarung tenun tradisional masyarakat Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur. Nama Zawo diambil dari sebutan lokal untuk sarung, sebuah karya tenun yang menjadi bagian dari identitas dan tradisi masyarakat Ende. Melalui ragam motif, warna, dan teknik pembuatannya, setiap helai Zawo menghadirkan karakter khas yang layak dikenal dan diapresiasi lebih luas.

Kami mengangkat sarung tradisional Ende melalui koleksi pilihan dan cerita di balik proses pembuatannya. Zawo Ende ingin mempertemukan nilai budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi dengan cara penyajian yang lebih dekat, menarik, dan relevan bagi masyarakat masa kini. Fokus koleksi kami adalah sarung Ende.

◆Katalog Pilihan

Koleksi Tenun Unggulan

Tiga contoh kain tenun ikat pilihan dengan kerapatan benang tinggi dan proses pewarnaan khusus dari sentra perajin Ende.

Kain Tenun Ikat Zawo Zombo Kune Ende
PEWARNA BUATAN
Kabupaten Ende • Tenun Gedogan Asli

Zawo Zombo Kune

Dibuat menggunakan benang kuning dengan proses pencelupan pewarna buatan hitam dan merah.

Rp 800.000/ Lembar Utuh
Kain Tenun Ikat Zawo Pea Ende
PEWARNA BUATAN
Kabupaten Ende • Tenun Gedogan Asli

Zawo Pea

Kombinasi benang kuning dan putih dengan pencelupan pewarna buatan hitam lalu merah.

Rp 800.000/ Lembar Utuh
Kain Tenun Ikat Zawo Kembo Pewarna Alami Ende
PEWARNA ALAMI
Ndona, Ende • Istimewa Pewarna Alami

Zawo Kembo

Dibuat dari benang putih dengan pewarna alami daun tarum, kemiri, kunyit, daun pacar, dan akar mengkudu.

Rp 2.500.000/ Lembar Utuh
◆Metode & Dedikasi Waktu

Proses & Tahapan Kriya Tenun Ikat Ende

Kekuatan kain tenun Flores terletak pada ketelitian tahap pra-tenun. Setiap lembar kain Zawo Ende melewati empat fase disiplin sebelum siap digunakan.

01

Penyiapan Benang Katun Tenun

Penggunaan bahan benang katun tenun siap pakai berkualitas, kemudian diurai dan ditata sebagai helai lungsin secara presisi pada bingkai kayu gedogan tradisional.

02

Pengikatan Pola Ikat

Penyusunan motif geometris asli tanpa sketsa kertas. Benang diikat erat helai per helai untuk menolak masuknya larutan pewarna.

03

Tahap Pencelupan Warna

Koleksi Zawo Kembo menggunakan ramuan alami daun tarum dan akar mengkudu, sedangkan koleksi lainnya menggunakan pewarna buatan pilihan (hitam lalu merah) untuk ketajaman motif yang tahan lama.

04

Penenunan Lembaran Kain

Penyatuan benang pakan dan lungsin dengan hentakan kayu gedogan, menuntut ketelitian penuh selama 1 hingga 3 bulan lamanya.

Setiap kain adalah buatan tangan mandiri yang ditenun secara teliti menggunakan perkakas gedogan tradisional oleh penenun Ende.Pelajari Filosofi Ragam Motif
◆Pemesanan & Konsultasi Kriya

Tertarik Mengoleksi Lembaran Tenun Asli Ende?

Setiap lembar kain merupakan karya tunggal perajin lokal di Flores dengan ketersediaan terbatas. Hubungi narahubung kami untuk memastikan ketersediaan lembaran, detail dimensi, dan sertifikasi motif.